• 1

    Apr

    Si Issal juga bisa "ngambeg"

    Si Issal. Nama panjangnya B6415SAL. Lho?? Ko seperti nomor plat kendaraan yah?? Hehehe.. Issal, the one and only, tak lain dan tak bukan adalah motor butut nan ceria kesayangan ku yang kuberi nama 5 digit terakhir dari nomor platnya yaitu “15SAL” alias “ISSAL”. Dan kali ini dia yang menjadi inspirasiku untuk menulis. Saat kali pertama bertemu Issal, tepatnya Maret 2010, aku sempat ragu apakah Issal bisa bertahan lama menemaniku. Maklum.. Issal itu motor antik (Issal suka ngambeg kalau aku sebut motor tua hahaha). Penampilannya biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa. Bodynya hitam tak mengkilat lagi karena ya.. namanya juga motor tua (Upss!! keceplosan!!) Tapi aku bangga, bahagia dan bersyukur bisa bertemu Issal. Dia nurut dan nerimo. Sebagai motor dia menerima
  • 21

    Mar

    flashdisk ku berenang gaya bebas

    ……… deg deg deg deg coba tebak itu suara apa? huft…. itu detak jantung ku yang semakin tak beraturan plus keringat yang mulai menetes di kening. Bukan karena aku punya penyakit jantung, bukan juga karena ada cowo yang mendadak melamar aku (do’a ku di setiap malam Jum’at :D). Tapi… Hah!! tuing! tuing! Plung!!! Setelah terpantul di aspal dua kali, flashdisk ku langsung nyemplung berenang gaya bebas di selokan alias got berlumpur hitam di pinggir jalan. “Mam mam gw!!!” Itu bahasa ku untuk memperhalus kata mampus (hihih sok imut dikit…). Sejurus kemudian aku langsung merelakan tangan kanan ku untuk masuk dan mencari-cari di dasar selokan demi menemukan benda imut itu. Masalahnya benda imut itu berisi file yang jika rusak datan
  • 17

    Dec

    Miss Late

    Miss Universe… OK. Miss perfectionist…. juga OK. Tapi kalau Miss Late….???Hufft……. Jum’at pagi (menurut saya masih pagi :)), lari-lari, ngos-ngosan, tiket parkir hilang (entah jatuh dimana tadi), helm masih nyantol di kepala. Bisa dibayangkan donk seperti apa penampilan saya??? :) “Tuti……. kamu banyak terlambat bulan ini. Sudah 8 kali kamu terlambat”, teriak bu HRD saat melihat saya melintas di depan ruangannya. “Ah masa si Bu… “, pura-pura o’on. Demi tidak mendengar teriakan yang ke-2, saya pun akhirnya masuk ke ruangan Bu HRD. “Nih lihat. Absen kamu banyak terlambat. Memangnya ga’ sayang gaji kamu dipotong terus?” Kalau masih ingat pelajaran Bhs Indonesia, ini termasuk pertanyaan
-

Author

Follow Me