Si Issal juga bisa "ngambeg"

1 Apr 2011

Si Issal. Nama panjangnya B6415SAL. Lho?? Ko seperti nomor plat kendaraan yah??

Hehehe.. Issal, the one and only, tak lain dan tak bukan adalah motor butut nan ceria kesayangan ku yang kuberi nama 5 digit terakhir dari nomor platnya yaitu “15SAL” alias “ISSAL”. Dan kali ini dia yang menjadi inspirasiku untuk menulis.


Saat kali pertama bertemu Issal, tepatnya Maret 2010, aku sempat ragu apakah Issal bisa bertahan lama menemaniku. Maklum.. Issal itu motor antik (Issal suka ngambeg kalau aku sebut motor tua hahaha). Penampilannya biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa. Bodynya hitam tak mengkilat lagi karena ya.. namanya juga motor tua (Upss!! keceplosan!!) Tapi aku bangga, bahagia dan bersyukur bisa bertemu Issal. Dia nurut dan nerimo. Sebagai motor dia menerima aku apa adanya (hallah dibahas).

Namun ada yang tidak beres dengan Issal beberapa hari ini. Sepertinya dia sedang tidak bersemangat hehe. Kira-kira kenapa yah??

“Aku tuh bete. Kotor. Seingatku terakhir aku dibersihkan sebulan yang lalu.” Issal mulai bicara.

Aku baru tau kalo Issal ga pedean seperti aku. Memang bener sih, si Issal aku bawa ke cuci steam terakhir sebelum aku libur kuliah ckkkckkk (ketauan malesnya yah..:) )

“Iya deh.. hari minggu nanti aku bawa ke steam yah, senyum donk..” Ku coba menghibur Issal.

“Trus kaca spion kiri kapan mau dibenerin, itu kan pecah dari 3 bulan yang lalu waktu kamu jatuh terserempet motor. Foot step yang kanan juga patah. Kasihan kan yang bonceng jadi pegel kaki karena ga balance pijakannya. ” Issal semakin ngambeg.

Waduh!! (yang ini jangan dibahas di sini donk Issal, please… kan malu hihih). Issal diam-diam menyimpan kesedihannya selama ini (hiyyah lebay). Ternyata aku selama ini kurang memperhatikan kebutuhan Issal. Dan aku baru sadar mungkin benar kata Issal. Riri yang seminggu 3 kali pulang bareng aku pasti pegel kaki karena foot step Issal patah satu. Huft.. (termenung memikirkan Issal dan Riri).

“Baiklha.. baiklha… kita damai ya Issal. Aku janji hari minggu ini akan membawamu ke bengkel untuk ganti oli, ganti spion, pokoknya service kamu yah, ga pake nanti-nanti lagi deh seperti kemarin-kemarin. Oke ??

Ternyata benda-benda di sekeliling kita yang biasa kita gunakan sehari-hari, harus kita perhatikan juga ya. Andai mereka bisa bicara mereka pasti akan mengutarakan isi hatinya. Tas dan sepatu akan bilang “cuci aku…..”. LCD laptop, komputer, body printer, keyboard bahkan meja kerja akan bilang “aku sudah berdebu…..”. Kertas-kertas, dokumen yang salah yang menunpuk di kolong meja akan bilang “sebaiknya aku di destroy saja…..”. Begitu juga dengan kendaraan yang sudah lelah berjalan akan bilang “aku perlu diservice…..”. Tapi kita (terutama aku sendiri ckkkckk :D ) sering kali mengabaikan hal-hal semacam itu dengan kata “ng… nanti aja ah ga ada waktu” atau “… seminggu lagi deh” dan seterusnya dan seterusnya..

Nah, mulai hari ini, aku, akan belajar lebih aware dengan barang-barang yang ada di sekeliling ku yang setiap hari membantu ku dalam beraktifitas ^^.

Semangattttt…


TAGS


-

Author

Follow Me